Kaki-tangan

Dalam sebuah diskusi dengan para trainer pada waktu Trainer Boot Camp, kami para Trainer sepakat bahwa feedback adalah salah satu hal penting yang akan menjadikan seorang Trainer bergerak maju.

Saya teringat akhir tahun 2011, saat di uji-coba untuk nyemplung jadi Trainer di sebuah perusahaan automotive. Saya berusaha total menyampaikan materi dengan segenap pengetahuan dan kemampuan saya. Dan tentu hasilnya jauuh dari sempurna. Saya ingat betul feedback yg diberikan sahabat2 saya saat itu: “Training dibawakan terlalu datar, tidak ada joke sama sekali, trainer perlu menambahkan joke dalam penyampaiannya”.

Lima tahun kemudian. Hampir semua peserta dan rekan2 yang mengikuti pelatihan yg saya bawakan menyampaikan pendapat yang sama, bahwa cara penyampaian saya sudah cukup segar, penuh dengan canda, ada joke – bahkan kadang terlalu banyak.. Ada salah satu peserta yang berkomentar dalam kartu yg diberikan kepada saya, bahwa saya lebih cocok jadi standup comedian 😀

Padahal saya orangnya aslinya ya serius. Ini serius..

Karena saya sadar bahwa dalam training joke sebagai cara membangun keakraban penting bagi seorang Trainer, maka setelah menerima feedback di tahun 2011 saya berupaya untuk belajar lebih cair, lebih berani menyampaikan candaan, sehingga saya bisa memperbaiki apa yang kurang dalam diri saya. Dan saya harus berterimakasih kepada orang2 terdekat yang telah memberikan feedback pada saya. Mereka adalah sahabat saya.

Pada dasarnya orang2 terdekat dengan kita bisa menjalankan 2 fungsi: menjadi sahabat, atau menjadi kaki-tangan.

Mereka yang memberikan feedback dan kemudian membuat kita berubah menjadi lebih baik, itulah para sahabat. Sementara mereka yang selalu memuji, selalu meng-iya-kan apa yg kita katakan, pada hakekatnya hanyalah “kaki-tangan” kita. Sahabat.. sekalipun kata2 nya kadang gak enak di hati, justru membantu kita bertumbuh. Sementara kaki-tangan.. sekalipun kalimat2 menyejukkan telinga, bisa jadi hanya membuat kita berpuas diri dan berhenti.

Coba perhatikan orang2 terdekat Anda, mereka para sahabat atau kaki-tangan Anda? Dan sudahkah Anda menjadi sahabat bagi mereka? (FR)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading